Jalan Hancur, Masyarakat Adat Cenaku Kecil Tahan Mobil pengangkut Minyak Hasil Sawit

Cenaku Kecil – Minggu, 31 Maret 2019. Kondisi Jalan yang begitu parah dilalui Masyarakat Adat Cenaku Kecil Melakukan Penahanan Puluhan Mobil pengangkut Hasil Minyak Kelapa sawit.

Batin Adat bersama Masyarakat Adat melakukannya pada hari Sabtu 30 Maret 2019 pada Jam 18.00 Wib. Mobil-mobil tersebut saat melewati Komunitas adat cenaku kecil hal ini dilakukan terkait kondisi jalan yang semakin parah dan saat Hujan jalanan semakin berlobang sehingga banyak pengguna jalan lainnya mengalami kesusahan untuk melaluinya.

Batin Adat syahdan mengatakan bahwa sengaja di berhentikan mobil-mobil nya agar meminta kejelasan kepada perusahaan PT. TASMA PUJA terkait dengan mengapa kondisi jalan sampai saat ini tidak juga di perbaiki. Apalagi di musim hujan saat ini begitu parah sementara mobil-mobil perusahaan terus saja melewatinya. Terlebih lagi apabila jalan yang begitu parah anak-anak sekolah sangat susah melewatinya terkadang ada yang tidak jadi kesekolah karena pakaian kotor akibat lumpur.

Saat Penahanan mobil tersebut pihak perusahaan mengajak bertemu dengan batin adat bersama masyarakat adat cenaku kecil untuk mencari solusi permasalahannya. Pada hari minggu diadakan pertemuan di kediaman batin adat syahdan hadir juga dari pihak perusahaan manager kebun PT. TASMA PUJA Dian Alfathy, Manager Pabrik PT. TASMA PUJA Iskandar, Humas Dian Saputra serta Kepala Desa Cenaku Kecil M. Yani.

Dalam pertemuan tersebut batin adat Meminta kepada pihak perusahan untuk segera memperbaiki jalan apalagi jalan yang terparah adalah di Desa Cenaku kecil karena merupakan jalan masih kuning berupa tanah, sementara di Desa tetangga lainnya sudah di Aspal. Serta meminta kepada perusahaan Surat Perjanjian antara PT. TASMA PUJA dengan Masyarakat Adat Cenaku Kecil.

Dari pihak Perusahan Menanggapi dengan alasan selama ini sudah diperbaiki, akan tetapi dengan kondisi hujan sehingga saat ini susah untuk dilaksanakan karena jalan yang begitu parah untum membawa batu untuk menimbun jalan yang berlobang tersebut.

Dalam pertemuan tersebut Masyarakat juga menanyakan kepada perusahaan terkait dengan CSR perusahaan terkait ada beberapa desa yang di naunginya serta meminta keperusahan untuk membangun sumur bor di komunitas adat cenaku kecil.

Dari pertemuan tersebut telah di tanda tangani surat kesepakatan yang ikut bertanda tangan dari pihak perusahaan PT TASMA PUJA, Batin Adat cenaku kecil, Kepala Desa, serta diketahui oleh Camat Batang Cenaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *